Cara Install Debian dalam Server
Persiapan
- Download ISO Debian: Pastikan Anda memiliki file ISO Debian yang sesuai untuk server Anda, biasanya versi netinstall (minimal) atau versi standar jika koneksi terbatas.
- Persiapkan Media Instalasi: Jika server mendukung USB boot, buat bootable USB dengan ISO Debian. Jika server mendukung virtual media (diakses melalui remote management seperti iLO, iDRAC, atau IPMI), Anda bisa menghubungkan ISO langsung dari remote management tersebut.
Langkah-Langkah Instalasi
Boot ke Media Instalasi: Nyalakan server dan masuk ke BIOS/UEFI untuk mengatur urutan boot agar memulai dari USB atau virtual media yang Anda buat.
Pilih Mode Instalasi: Setelah booting ke installer, pilih mode instalasi. Biasanya ada dua opsi:
- Install (antarmuka berbasis teks).
- Graphical Install (jika Anda ingin antarmuka grafis).
Pilih Bahasa dan Lokasi: Tentukan bahasa dan lokasi, serta pengaturan keyboard.
Pengaturan Jaringan: Masukkan konfigurasi jaringan. Sebagian besar server menggunakan IP statis, jadi masukkan IP Address, Netmask, Gateway, dan DNS Server secara manual. Ini penting untuk memastikan server terhubung ke jaringan dengan benar.
Konfigurasi Nama Host dan Domain: Masukkan nama host (hostname) dan domain untuk server.
Pengaturan Partisi Disk:
- Pilih opsi partisi manual atau otomatis.
- Biasanya, server membutuhkan partisi terpisah untuk
/,/home, dan/varagar mudah diatur dan di-backup. - Jika server menggunakan disk RAID atau LVM (Logical Volume Manager), pastikan konfigurasi RAID atau LVM telah dibuat sebelumnya atau dapat dikonfigurasi di sini.
Install Sistem Dasar: Debian akan mulai menyalin file sistem dasar ke server. Ini adalah proses instalasi dasar.
Pilih Software Tambahan: Debian akan menanyakan software tambahan yang akan diinstal. Anda bisa memilih:
- SSH server untuk akses remote.
- Standard system utilities untuk paket penting.
- Pilihan lain seperti web server, database server, dll., jika server akan digunakan untuk tugas tertentu.
Pengaturan Grub Bootloader: Debian akan menginstal bootloader GRUB. Pilih drive utama agar GRUB bisa memuat Debian saat server boot.
Selesai dan Reboot: Setelah instalasi selesai, lepaskan media instalasi (USB atau disk virtual), kemudian reboot server.
Login dan Konfigurasi Tambahan:
- Setelah reboot, login sebagai
rootatau user lain yang dibuat selama instalasi. - Lakukan konfigurasi tambahan seperti firewall, hardening (untuk keamanan), atau instalasi aplikasi yang diperlukan.
- Setelah reboot, login sebagai
Setelah selesai, Debian siap digunakan di server.
Comments
Post a Comment